Pura Luhur Tanah Lot

Lokasi Pura Tanah Lot berada di atas tebing karang di sisi Pantai Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Pura ini berjarak sekitar 13 km dari Kota Tabanan atau sekitar 30 km dari Kota Denpasar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pura Luhur Tanah Lot: Sejarah, Keunikan, dan Daya Tarik Wisata", Klik untuk baca: https://denpasar.kompas.com/read/2022/11/05/190949378/pura-luhur-tanah-lot-sejarah-keunikan-dan-daya-tarik-wisata?page=all.

Editor : Puspasari Setyaningrum

Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6



Bali.Swara Wanita Net.-Tanah Lot Bali adalah salah satu tempat wisata yang harus dikunjungi saat pergi ke Pulau Dewata.Tempat yang merupakan salah satu ikon pariwisata pulau Bali ini, ternyata adalah satu dari beberapa pura penting bagi umat Hindu setempat.

 

 'Tanah Lot' merupakan sebuah objek wisata di Bali, Indonesia. Di sini aci dua pura yang terletak di atas batu akbar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bidang dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.

 Obyek wisata tanah lot terletak di Desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, sekitar 13 km barat Tabanan. Disebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah Pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing ini menghubungkan Pura dengan daratan dan berwujud seperti jembatan (melengkung). Tanah Lot terkenal sbg tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset), turis-turis biasanya ramai pada sore hari untuk melihat keindahan sunset di sini.

Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana yang mengembara dari Jawa. Ia merupakan Danghyang Nirartha yang sukses menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan nasihat Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada zaman ke-16. Pada masa itu penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben, iri terhadap ia karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti Danghyang Nirartha. Bendesa Beraben menyuruh Danghyang Nirartha untuk meninggalkan Tanah Lot. 

Ia menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot ia dengan dayanya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai (bukan ke tengah laut) dan membangun pura di sana. Ia juga mengubah selendangnya dijadikan ular penjaga pura. Ular ini sedang aci hingga sekarang dan secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun 3 kali lebih kuat dari ular cobra. Kesudahan dari legenda menyebutkan bahwa Bendesa Beraben 'akhirnya' dijadikan pengikut Danghyang Nirartha.(red)



Lokasi Pura Tanah Lot berada di atas tebing karang di sisi Pantai Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Pura ini berjarak sekitar 13 km dari Kota Tabanan atau sekitar 30 km dari Kota Denpasar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pura Luhur Tanah Lot: Sejarah, Keunikan, dan Daya Tarik Wisata", Klik untuk baca: https://denpasar.kompas.com/read/2022/11/05/190949378/pura-luhur-tanah-lot-sejarah-keunikan-dan-daya-tarik-wisata?page=all.

Editor : Puspasari Setyaningrum

Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6

Posting Komentar

0 Komentar