Aep Nurdin Sosialisasi Perda Perlindungan Pekerja Migran


Bandung Barat.Swara Jabbar Com.-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan Jabar III (Kabupaten Bandung Barat) H.Aep Nurdin, S.Ag.M.Si. Melaksanakan Kegiatan Penyebaranluasan Peraturan Daerah (Perda)  yang berlansung di Saung Apung Napak Sancang Kecamatan Cihampelas Kabupaten Bandung Barat. Jum'at (3/11/2023).

Adapun Pembahasan Dalam Kegiatan tersebut Terkait dengan Peraturan Tentang Penyelengaraan Perlindungan Pekerja Migran Asal Daerah Provinsi Jawa Barat.

Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  Aep Nurdin mengatakan, Penyebarluasan Perda Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelengaran perlindungan pekerja migran Indonesia Asal Daerah Jawa Barat bertujuan untuk melindungi pekerja migran Indonesia ataupun calon Migran Indonesia asal jawa Barat dari Perdagangan orang, perbudakan dan kerja paksa korban kekerasan, kesewenang wenangan kejahatan atas harkat dan martabat manusia serta perlakukan lain yang melanggar hak asasi manusia.


"Tertuang dalam Perda itu, Pemda punya kewajiban melaksanakan pelatihan kepada calon pekerja migran sebelum diberangkatkan.


“Bagaimana melindungi agar pekerja migran yang bekerja nanti di luar negeri dari mulai persiapan terus juga dari mulai penempatan di negara tujuan sampai kepada bagaimana perlindungan di sana sampai bagaimana dia balik lagi ke Indonesia ini juga terlindungi dan teramputasi agar berharap dengan adanya Perda ini semakin apa pekerja migran ini semakin dipersiapkan semakin baik, dan tidak ada masalah di luar negeri.

 “Bagaimana prosedur lokasinya ya baik dari pemerintah provinsi atau juga dari perwakilan yang ada nanti di luar negeri ini semuanya di Perda sudah waktunya diatur insyaallah mudah-mudahan kalau ini berjalan maka perlindungan tenaga kerja yang banyak kejadian sekarang di mana-mana atau di luar negeri ini yang tidak terlalu bisa transisi ujar Aep Nurdin.



Harapan dan pesan Aep Nurdin pertama “harus dipersiapkan terutama dari sisi keahlian keterampilan bahasa dan juga pemahaman kultur budaya yang ada di negara tujuan supaya tidak jadi persoalan karena banyak itu karena pemahaman kultur budaya bahasa dengan lainnya,”pungkasnya.(AP)

Posting Komentar

0 Komentar