Perayaan Palma di Gereja Katholik, GKI dan GII Hok Im Tong di Bandung


Bandung.Swara Wanita Net.-
 

Oleh

Jeremy Huang Wijaya
 
Beberapa pekan sebelum Yesus Kristus di tangkap dan diadili ada perayaan Palma. Gereja Gereja Kristen dan Katolik seluruh Dunia, juga dirayakan di Gereja Katolik,, Gereja Hok Im Tong dan GKI merayakan hari Palma yaitu Perayaan Palma adalah perayaan dimana banyak orang mengelu elukan dan Menyambut Yesus Kristus sebagai Raja ketika memasuki Yerusalem, menaiki Keledai. Banyak diantara mereka menggambarkan pakaiannya di Jalan menyambut kedatangan Yesus Kristus memasuki Yerusalem. Peristiwa perayaan Palma tertulis dalam Matius 27 ayat 1-7, Markus 11:1-7, Lukas 19 ayat 28-37
         Di Gereja Katolik ada perayaan Pengarakan Palma
Lukas 19:28-37 (TB)  Dan setelah mengatakan semuanya itu Yesus mendahului mereka dan meneruskan perjalanan-Nya ke Yerusalem.
Ketika Ia telah dekat Betfage dan Betania, yang terletak di gunung yang bernama Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya
dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu: Pada waktu kamu masuk di situ, kamu akan mendapati seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah ke mari.
Dan jika ada orang bertanya kepadamu: Mengapa kamu melepaskannya? jawablah begini: Tuhan memerlukannya."
Lalu pergilah mereka yang disuruh itu, dan mereka mendapati segala sesuatu seperti yang telah dikatakan Yesus.
Ketika mereka melepaskan keledai itu, berkatalah orang yang empunya keledai itu: "Mengapa kamu melepaskan keledai itu?"
Kata mereka: "Tuhan memerlukannya."
Mereka membawa keledai itu kepada Yesus, lalu mengalasinya dengan pakaian mereka dan menolong Yesus naik ke atasnya.
Dan sementara Yesus mengendarai keledai itu mereka menghamparkan pakaiannya di jalan.
Ketika Ia dekat Yerusalem, di tempat jalan menurun dari Bukit Zaitun, mulailah semua murid yang mengiringi Dia bergembira dan memuji Allah dengan suara nyaring oleh karena segala mujizat yang telah mereka lihat
         Tragis dan menyedihkan beberapa pekan kemudian sesudah peristiwa Palma, Yesus Kristus ditangkap, diadili dan disalibkan. Yang Paling menyedihkan Yudas salah satu muridnya mengkhianati Yesus Kristus, memberikan kode rahasia kepada Prajurit Romawi untuk menangkap Yesus Kristus berupa ciuman. Jadi ciuman Yudas adalah ciuman pengkhianatan.
         Peristiwa Palma adalah peristiwa pengagungan tetapi sedihnya beberapa hari kemudian Yesus Kristus ditangkap dan diadili.
      Itulah sifat manusia mengagungkan seseorang yang tenar, terkenal dan berkuasa, kemudian mengkhianati sesamanya untuk dijatuhkan, dan dihakimi. Berhati-hati dengan Ciuman Yudas yaitu ciuman pengkhianatan, tidak semua orang bermulut manis dari hati yanng tulus dan murni

Posting Komentar

0 Komentar